-->

LARANGAN BERPUASA SATU ATAU DUA HARI SEBELUM RAMADHAN 🌙


🍃 Dari Abu Hurairah -radhiallahu anhu- dia berkata Rasulullah -shallallahu alahi wa sallam- berkata:

لا تقدموا رمضان بصوم يوم، ولا يومين إلا رجل كان يصوم صوما فليصمه

☝️ Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu hari atau dua hari kecuali seorang yang biasa berpuasa dengan puasa tertentu maka hendaklah dia berpuasa ( HR. Bukhori 1914 dan Muslim 1082)

📜 Beberapa Faidah Hadits:

- النهي عن تقدم شهر رمضان بصيام يوم أو يومين وظاهر النهي التحريم، وحمله كثير من العلماء على الكراهة، فمن حرمه نظر إلى النهي، ومن كرهه نظر إلى الاستثناء

✔️ Larangan mendahului Ramadhan dengan berpuasa satu hari atau dua hari dan larangan disini yg nampak adalah haram, walaupun kebanyakan ulama membawanya kepada makruh, ulama yg mengharamkannya melihat kepada jenis larangannya, dan yg memakruhkannya melihat kepada adanya pengecualian

👉 Berkata imam An Nawawi -rahimahullah-:

فيه التصريح بالنهي عن استقبال رمضان بصوم يوم ويومين لمن لم يصادف عادة له، أو يصله بما قبله، فإن لم يصله ولا صادف عادة فهو حرام هذ هو الصحيح في مذهبنا لهذا الحديث

✔️ Didalam hadits ini menjelaskan larangan mendahului ramadhan dgn berpuasa satu hari atau dua hari bagi orang yg tidak memiliki kebiasaan untuk berpuasa ,atau dia melanjutkan dgn puasa yang sebelumnya, jika dia tdk melanjutkannya dan tdk memiliki kebiasaan untuk berpuasa, maka berpuasa pada hari itu hukumnya haram, inilah pendapat yg benar menurut madzhab kami berdasarkan hadits ini

- الرخصة في الصيام لمن صادف قبل رمضان له عادة صيام، كصيام يوم الخميس أو الإلثنين، وهذه الرخصة بإجماع العلماء

✔️ Keringanan berpuasa bagi orang yg memiliki kebiasaan berpuasa sebelum ramadhan, seperti puasa senin atau kamis, dan ini adalah keringanan menurut kesepakatan ulama

- أما إذا كان على الإنسان صوم واجب كقضاء رمضان أو نذر، فإن الصيام قبل رمضان ليس رخصة وإنما هو عزيمة فيجب عليه الصيام

✔️ Adapun orang yg mempunyai tanggungan puasa wajib seperti mengqodho puasa ramadhan atau nadzar, maka berpuasa sebelum ramadhan itu bukanlah keringanan, bahkan wajib bagi dia berpuasa

الإشارة إلى النهي عن التنطع وتجاوز الحدود بناء على أن العلة هي خوف أن يلحق هذا برمضان

✔️Pada permasalaan ini terdapat isyarah larangan berlebih-lebihan dan melampaui batas, berdasarkan alasan dari larangan tersebut adalah khawatir kalau sudah masuk bulan ramadhan

📚 شرح صحيح مسلم ١٧٢/٣
📚 توضيح الأحكام ٥١٩/٢
📚فتح ذي الجلال والإكرام ١٦٨/٣

✍ Abu Abdillah Rasydi
➖➖

Ada ilmu yang mesti diperhatikan sebelum melaksanakan puasa Ramadan, salah satunya adalah larangan yang berisi perintah untuk tidak berpuasa sehari atau dua hari sebelum masuk bulan Ramadan, karena ada sebagian orang yang punya tujuan melaksanakan puasa sebelum itu untuk hati-hati atau hanya sekadar melaksanakan puasa sunnah biasa.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Hadits yang membicarakan hal ini disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Marom pada hadits no. 650 seperti yang kami cantumkan dalam gambar di atas. Ada beberapa faedah yang bisa kita ambil dari hadits tersebut:
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
1. Dalil ini adalah larangan berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadan karena ingin hati-hati dalam penentuan awal Ramadan, atau hanya ingin melaksanakan puasa sunnah biasa (puasa sunnah mutlak).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
2. Larangan di sini adalah larangan haram, menurut pendapat lebih kuat karena hukum asal larangan demikian sampai ada dalil yang menyatakan berbeda.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
3. Dikecualikan di sini kalau seseorang yang punya kebiasaan puasa tertentu seperti puasa Senin Kamis, atau puasa Daud (sehari puasa, sehari tidak puasa), kalau dilakukan satu atau dua hari sebelum Ramadan, maka tidaklah mengapa.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
4. Begitu pula dikecualikan jika seseorang ingin melaksanakan puasa wajib, seperti puasa nazar, kafarat, atau qadha puasa Ramadan yang lalu, itu pun masih dibolehkan dan tidak termasuk dalam larangan hadits yang kita kaji.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
5. Hikmah larangan ini adalah supaya bisa membedakan antara amalan wajib (puasa Ramadan) dan amalan sunnah, juga supaya kita semakin semangat melaksanakan awal puasa Ramadan. Di samping itu, hukum puasa berkaitan dengan melihat hilal (datangnya awal bulan). Maka orang yang mendahului Ramadan dengan sehari atau dua hari puasa sebelumnya berarti menyelisihi ketentuan ini.
Barakalahu fiikum
LihatTutupKomentar